Oleh: mohamadmaulanayusup | Desember 9, 2008

WEB SERVICE

Definisi dan Gambaran Singkat Web Service

Web Services merupakan salah satu bentuk implementasi dari arsitektur model aplikasi N-Tier yang berorientasi layanan. Perbedaan Web Services dengan pendekatan N-Tier lainnya adalah dari segi infrastruktur dan dokumen yang digunakan sebagai format pertukaran data. Dalam implementasinya, Web Services tidak mempunyai tampilan, karena Web Services termasuk dalam Business-Service tier. Artinya didalam Web Services hanya tersedia fungsi-fungsi yang nantinya dapat digunakan oleh aplikasi lainnya

Salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh Web Service adalah terutama terletak pada interoperabilitas tinggi dan penggunaannya yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun selama mesin kita terhubung oleh jaringan internet salah satunya. Web Services dapat diakses melalui protokol terbuka yang memanfaatkan Web melalui Simple Object Access Protocol (SOAP) dengan bahasa Web Services Description Language (WSDL) dan teregistrasi dalam Universal Discovery Description and Integration (UDDI).

SOAP adalah sebuah protokol yang menyediakan sebuah cara standar untuk memaketkan pesan dalam lingkungan terdistribusi yang menggunakan XML, dan memfasilitasi komunikasi bergaya RPC (Remote Procedure Call) antara Remote Client dan Server. SOAP merupakan dokumen XML yang mengatur bagaimana request dan respons dari suatu web services akan bekerja. SOAP menggunakan teknologi XML untuk menggambarkan suatu kerangka extensible messaging yang menyediakan konstruksi pesan yang dapat dipertukarkan menggunakan beberapa protokol dasar seperti HTTP, FTP, SMTP atau yang lain.

WSDL merupakan suatu dokumen XML yang menjelaskan method-method apa saja yang tersedia dalam suatu web services, parameter apa saja yang diperlukan untuk memanggil suatu method, dan apa hasil dari method yang akan dipanggil.

Extensible Markup Language (XML) merupakan salah satu metamarkup language yang berupa teks biasa seperti dokumen HTML. Namun XML dapat menyediakan format tag yang dapat kita tentukan sendiri untuk menggambarkan data secara terstruktur. XML memungkinkan pengembang software untuk meng-expose sumber daya berharga pada bentuk yang memilki interoperabilitas tinggi, dimana sumber daya ini adalah semua tipe aplikasi atau penyimpanan data yang digunakan oleh antar organisasi. Arsitektur XML Web services mendefinisikan mekanisme standard untuk menyediakan sumber daya melalui pengiriman pesan XML. Untuk mengakses sumber daya hanya dengan mentransmisikan pesan-pesan XML melalui protokol standard seperti TCP, HTTP, atau SMTP.

XML Web Service itu sendiri merupakan jenis layanan yang menggunakan XML sebagai format dokumen dalam pertukaran data dan menggunakan protokol http untuk komunikasi datanya. Dengan menggunakan XML sebagai format dokumennya akan memungkinkan Web Services dalam berkomunikasi antar aplikasi dan platform yang berbeda.

1.2 Arsitektur Web Service

Gambar Software architecture Web Service

  • Web Services menggunakan protokol http sebagai komunikasi data, sehingga setiap organisasi/institusi/lembaga yang ingin menggunakan sistem ini tidak perlu lagi untuk membangun jaringan pribadi antara pusat dengan para agent.

  • Web Services menggunakan XML sebagai format dokumen dalam melakukan pertukaran datanya. Karena XML merupakan suatu format dokumen yang berbasis teks, maka Web Services memungkinkan berlangsungnya komunikasi antar aplikasi yang berbeda dengan platform yang berbeda pula dan dapat menghemat waktu dalam komunikasi antara aplikasi dengan service penyedia.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Web Services setiap organisasi/lembaga/institusi yang ingin menerapkan sistim ini tidak perlu lagi untuk membangun jaringan pribadi yang membutuhkan biaya yang sangat besar. Disamping itu Web Services tidak bergantung kepada satu platform dan satu device saja. Hal ini akan memberikan kemudahan kepada setiap organisasi/lembaga/institusi yang ingin menerapkan sistem ini untuk membuat aplikasi klien sesuai dengan yang dinginkan tanpa harus tegantung kepada satu platform khusus dan device tertentu. Organisasi/Lembaga/Institusi tidak diwajibkan untuk menyediakan media komputer sebagai klien. Mereka juga dapat menggunakan media lain seperti : SmartPhone, PDA dan media mobile lainnya.

Dalam hal ini kami mengamati situs lelang lokal pada URL: www.lelang.com

1.3 Analisa dan Pengamatan terhadap http://www.lelang.com

Web Services www.lelang.com dapat diakses melalui protokol terbuka yang memanfaatkan Web melalui Simple Object Access Protocol (SOAP) dengan bahasa Web Services Description Language (WSDL) dan teregistrasi dalam Universal Discovery Description and Integration (UDDI).

Web Services www.lelang.com menggunakan protokol http sebagai komunikasi data, sehingga setiap organisasi/institusi/lembaga yang ingin menggunakan sistem ini tidak perlu lagi untuk membangun jaringan pribadi antara pusat dengan para agent.

Web Services www.lelang.com menggunakan XML sebagai format dokumen dalam melakukan pertukaran datanya. Karena XML merupakan suatu format dokumen yang berbasis teks, maka Web Services memungkinkan berlangsungnya komunikasi antar aplikasi yang berbeda dengan platform yang berbeda pula dan dapat menghemat waktu dalam komunikasi antara aplikasi dengan service penyedia.

Mereka juga dapat menggunakan media lain seperti : SmartPhone, PDA dan media mobile lainnya.

Web Service http://www.lelang.com itu sendiri menggunakan jenis layanan HTML sebagai format dokumen dalam pertukaran data dan menggunakan protokol http untuk komunikasi datanya.

Setelah di view sourcenya yang terdapat pada lelang.com ada beberapa penjelasan mengenai jenis bahasa yang digunakan oleh lelang.com yaitu format HTML dengan menggunakan Javascript sebagai bahasanya dengan memanfaatkan PHP sebagai format basis datanya , seperti terlampir di bawah ini :

Format HTML yang digunakan :

<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN”>

<html>

<head>

<title>

Lelang.com – Apa Saja Ada!

</title>

<meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=iso-8859-1″>

<meta name=”description” content=”Lelang.com – Situs Lelang Terbesar di Indonesia – Apa Saja Ada”>

<meta name=”keywords” content=”lelang, lelang indonesia, apa saja ada, jual, beli, toko online, usaha online, lelang online, bisnis online”><link href=”themes/vDCI/style.css” rel=”stylesheet” type=”text/css”>

<style type=”text/css”>

<!–

.lb {

background-image: url(themes/vDCI/img/lb_bg.gif);

}

.db {

background-image: url(themes/vDCI/img/db_bg.gif);

}

–>

</style>

<script language=”javascript” src=”themes/vDCI/main.js” type=”text/javascript”></script>

<script language=JavaScript src=’scripts/innovaeditor.js’></script>

<script type=”text/javascript”>

var currenttime = ‘December 05, 2008 08:08:18’;

var serverdate=new Date(currenttime);

Format basis datanya seperti dituliskan di dalam format HTML berikut :

href=”http://www.lelang.com/index.php”&gt;

BERANDA </a>&nbsp;</td>

<td width=”8″><img src=”themes/vDCI/img/db_e.gif” width=”8″ height=”31″></td>

<td width=”6″><img src=”themes/vDCI/img/lb_s.gif” width=”6″ height=”31″></td>

<td nowrap class=”lb mainmenu” width=”16.666666666667%”>&nbsp;<a href=”http://www.lelang.com/login.php?redirect=sell”&gt;

JUAL </a>&nbsp;</td>

<td width=”8″><img src=”themes/vDCI/img/lb_e.gif” width=”8″ height=”31″></td>

<td width=”6″><img src=”themes/vDCI/img/lb_s.gif” width=”6″ height=”31″></td>

<td nowrap class=”lb mainmenu” width=”16.666666666667%”>&nbsp;<a href=”http://www.lelang.com/register.php”&gt;

REGISTRASI </a>&nbsp;</td>

<td width=”8″><img src=”themes/vDCI/img/lb_e.gif” width=”8″ height=”31″></td>

<td width=”6″><img src=”themes/vDCI/img/lb_s.gif” width=”6″ height=”31″></td>

<td nowrap class=”lb mainmenu” width=”16.666666666667%”>&nbsp;<a href=”http://www.lelang.com/stores.php”&gt;

TOKO ONLINE </a>&nbsp;</td>

<td width=”8″><img src=”themes/vDCI/img/lb_e.gif” width=”8″ height=”31″></td>

<td width=”6″><img src=”themes/vDCI/img/lb_s.gif” width=”6″ height=”31″></td>

<td nowrap class=”lb mainmenu” width=”16.666666666667%”>&nbsp;<a href=”http://www.lelang.com/login.php”&gt;

LOGIN </a>&nbsp;</td>

<td width=”8″><img src=”themes/vDCI/img/lb_e.gif” width=”8″ height=”31″></td>

<td width=”6″><img src=”themes/vDCI/img/lb_s.gif” width=”6″ height=”31″></td>

<td nowrap class=”lb mainmenu” width=”16.666666666667%”>&nbsp;<a href=”http://www.lelang.com/help.php”&gt;

1.4 Perihal www.lelang.com

Pada situs lelang.com banyak menggunakan content yang menghubungkan lelang.com dengan aplikasi/situs lain diluar mereka , seperti untuk melakukan register keanggotaan, berita terkini yang mereka sediakan, pembayaran dan statistik berapa anggota yang sudah mereka miliki, hal ini penting karena layanan mereka akan sangat berguna sekali bagi anggotanya.

Lelang juga melakukan link pencarian dengan browser mereka sendiri dikarenakan link pencarian ini hanya untuk internal lelang.com saja

Sebagai salah satu situ lokas www.lelang.com meyediakan banyak pilihan barang dana bisa sebagai tolok ukur keberhasilan suatu web dalam alikaisi perdagangan khususnya dana aplikasi teknologi informasi di Indonesia pada umumnya

Referensi

  1. http://www.azmifauzan.net

  2. http://id.wikipedia.org/ , ensiklopedi bebas berbahasa Indonesia

  3. Daniel, Roy. 2003. Pengenalan Konsep XML Web Services. http://www.ilmukomputer.com

  4. www.lelang.com ,situs lelang terkemuka di Indonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: